Coway Ajak Masyarakat Pahami Air Minum yang Layak Dikonsumsi


Coway Shares to Public Understand Drinking Water that is Suitable for Consumption
06.02.2023

JAKARTA - Kebutuhan air bersih untuk minum sehari-hari menjadi hal yang penting diperhatikan.

Pasalnya, ada beberapa wilayah di Indonesia yang memiliki air tanah yang tidak layak dikonsumsi untuk kehidupan sehari-hari. Baca juga: 4 Manfaat Memiliki Water Purifier di Rumah Melihat hal itu, Coway International Indonesia menyediakan water purifier untuk membantu masyarakat mendapatkan air minum bersih yang bersumber dari air tanah maupun air pipa.

“Jika kita mengacu pada regulasi di Indonesia, tentunya air minum yang layak dikonsumsi harus memenuhi standar baku mutu berdasarkan Permenkes No. 492 Tahun 2010. Prasyarat paling mudah diamati adalah parameter fisik, termasuk bau, rasa, dan kekeruhan,” papar Jane Gulo, Coway Water Quality Laboratory Manager, dalam acara media gathering di Jakarta, Kamis (22/12/2022).

Jane menambahkan masyarakat perlu memperhatikan faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi kelayakan air minum, seperti parameter mikrobiologi, yang berarti air harus terbebas dari bakteri coliform seperti E-coli.

 

Dalam menggunakan water purifier Coway, masyarakat harus mengetes air yang berasal dari rumahnya agar mendapatkan air yang masih bisa diolah kembali oleh water purifier.

 

"Jenis air yang dapat digunakan adalah air tanah dan air perpipaan, tapi kita harus mengecek terlebih dahulu. Jika terlalu keruh dan kotor, ini sulit dan hanya akan cepat merusak alat," tambah Putri Novita, Manager of Education Coway Indonesia.

Untuk pengecekan air tersebut, Coway bekerja sama dengan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membangun Coway Water Quality Lab (WQL).

Resmi beroperasi pada 1 November 2022, laboratorium ini memfasilitasi pengecekkan kualitas air untuk calon pelanggan dan pemantauan kualitas air untuk pelanggan Coway.

Kehadiran Coway Water Quality Lab juga diharapkan dapat mendukung Coway dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk terus meningkatkan kesadaran akan air minum aman dan berkualitas serta menjadi langkah awal Coway mencapai misinya sebagai "A total water solution company" pada 2023.

Dalam kesempatan sama, Water Specialist dan Lektor Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, Rofiq Iqbal, supervisor dari Coway Water Quality Laboratory, mengatakan pengukuran TDS biasanya tidak hanya dapat dilakukan dengan mengandalkan indera penglihatan manusia yang terbatas.

Karena itu, penggunaan alat TDS meter yangmudah diakses masyarakat menjadi cara paling sederhana dan valid untuk melihat apakah masih terdapat kandungan benda padat dalam air.

Dalam peraturan Kementerian Kesehatan, terdapat batasan TDS yang telah ditentukan untuk memastikan keamanan air minum, yaitu TDS di bawah 500 Parts Per Million (PPM).”

Selain itu, perawatan produk ini mudah dilakukan karena dibantu dengan Cody Coway Lady yang memberikan konsultasi untuk menjaga kualitas produk.

Selain water purifier, Coway juga menyediakan air purifier yang diluncurkan saat Coway pertama hadir di Indonesia pada 2019. Produk air purifier ini menjadi solusi saat situasi pandemi yang dikembangkan di Research and Development (R&D) Center di Korea Selatan.   

Artikel ini telah dipublikasi oleh Kompas.
Penulis : Aniza Pratiwi
Editor : Esra Dopita Maret


MORE NEWS


06.05.2021

Coway Indonesia Luncurkan Produk Pemurni Air Neo Plus CHP-264L


Coway Indonesia Launches Neo Plus CHP-264L Water Purifier Product this April 2021 with Baim Wong and Media
06.05.2021

Pentingnya Menjaga Sirkulasi Udara di Dalam Ruangan dengan Coway Air Purifier


The Importance of Maintaining Indoor Air Circulation with a Coway Air Purifier